cool hit counter Sejarah Jawa Tengah | Jatengmotoblog

Jatengmotoblog

Kumpulan Blogger Otomotif Jawa Tengah

DISCLAIMER - Tulisan maupun opini dari blog member tidak mencerminkan sikap & pendapat Jatengmotoblog. Setiap sikap & pendapat maupun pernyataan resmi Jatengmotoblog hanya akan diterbitkan dalam kolom opini & pernyataan di website jatengmotoblog.org

Sejarah Jawa Tengah

jawatengah

Wikipedia – Jawa Tengah adalah sebuah propinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Propinsi ini berbatasan dengan Propinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan DI Yogyakarta di bagian selatan, Propinsi Jawa Timur di sebelah timur dan Laut Jawa yang membatasi bagian utara. Dengan luas wilayah 34.548 km2 atau sekitar 28.94% dari luar pulau Jawa. Propinsi Jawa Tengah ini juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa.

Jawa Tengah sebagai provinsi dibentuk sejak zaman Hindia Belanda. Hingga tahun 1905, Jawa Tengah terdiri atas 5 wilayah (gewesten) yakni Semarang, Pati, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan. Surakarta masih merupakan daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri dan terdiri dari dua wilayah, Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, sebagaimanaYogyakarta. Masing-masing gewest terdiri atas kabupaten-kabupaten. Waktu itu Pati Gewest juga meliputi Regentschap Tuban dan Bojonegoro.

Setelah diberlakukannya Decentralisatie Besluit tahun 1905, gewesten diberi otonomi dan dibentuk Dewan Daerah. Selain itu juga dibentuk gemeente (kotapraja) yang otonom, yaitu Pekalongan, Tegal, Semarang, Salatiga, dan Magelang

Sejak tahun 1930, provinsi ditetapkan sebagai daerah otonom yang juga memiliki Dewan Provinsi (Provinciale Raad). Provinsi terdiri atas beberapa karesidenan (residentie), yang meliputi beberapa kabupaten (regentschap), dan dibagi lagi dalam beberapa kawedanan (district). Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 5 karesidenan, yaitu: Pekalongan, Pati, Semarang, Banyumas, dan Kedu.

Menyusul kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1945 Pemerintah membentuk daerah swapraja Kasunanan dan Mangkunegaran; dan dijadikan karesidenan. Pada tahun 1950 melalui Undang-undang ditetapkan pembentukan kabupaten dan kotamadya di Jawa Tengah yang meliputi 29 kabupaten dan 6 kotamadya. Penetapan Undang-undang tersebut hingga kini diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, yakni tanggal 15 Agustus 1950.